Abstrak buku dari FK UI mengenai penanganan sesak napas menyoroti dispnea sebagai sensasi kesulitan bernapas, ditandai peningkatan frekuensi napas (>24 kali/menit) dan penggunaan otot bantu napas. Mekanismenya melibatkan stimulasi kemoreseptor yang mengirim sinyal ke pusat napas akibat perubahan kadar oksigen dan karbon dioksida.